Home »
Demak
,
FKMSSayung
,
Jetaksari
,
PantauBirokrasi
,
PendidikanDemak
,
SPMB2026
» NEWS UPDATE | PANTAU BIROKRASI – SPMB 2026 DEMAK
NEWS UPDATE | PANTAU BIROKRASI – SPMB 2026 DEMAK
SETELAH KLARIFIKASI, SDN JETAKSARI AJUKAN TAMBAHAN 1 ROMBEL, DAYA TAMPUNG MENJADI 56 SISWA
DEMAK – Perkembangan baru muncul dalam polemik penerimaan murid baru di SD Negeri Jetaksari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.
Setelah warga yang didampingi Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Sayung (FKMS), Khoirudin, melakukan klarifikasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, diperoleh informasi bahwa telah diproses pengajuan tambahan satu rombongan belajar (rombel) untuk SD Negeri Jetaksari.
Dengan penambahan tersebut, kapasitas sekolah yang sebelumnya menjadi perhatian masyarakat akan bertambah menjadi dua rombel dengan kapasitas masing-masing 28 siswa.
Artinya, total daya tampung SD Negeri Jetaksari menjadi 56 siswa.
Informasi tersebut disampaikan dalam proses dialog dan klarifikasi yang berlangsung di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Demak sebagai tindak lanjut atas aspirasi warga terkait calon peserta didik yang belum tertampung.
Ketua FKMS Sayung, Khoirudin, menyampaikan bahwa warga pada dasarnya menginginkan kepastian dan penjelasan resmi mengenai sistem penerimaan murid baru serta daya tampung sekolah.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka menjadi langkah penting agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan tidak terjadi kesalahpahaman terkait proses penerimaan siswa baru.
Sebelumnya, FKMS mendampingi warga melakukan klarifikasi ke Dinas Pendidikan Kabupaten Demak setelah muncul keluhan mengenai calon peserta didik yang belum memperoleh tempat di SD Negeri Jetaksari.
Usai melakukan klarifikasi di Dinas Pendidikan, FKMS juga berupaya melakukan komunikasi dengan pihak sekolah guna memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai kondisi daya tampung dan proses penerimaan peserta didik baru.
Perkembangan ini menunjukkan adanya respons terhadap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui jalur komunikasi dan klarifikasi resmi.
Dialog yang Membuahkan Kejelasan
Perkembangan ini menunjukkan bahwa dialog antara masyarakat, FKMS, sekolah, dan Dinas Pendidikan menghasilkan kejelasan yang sebelumnya belum diperoleh warga.
Meski demikian, masyarakat tetap berharap seluruh proses administrasi dan penetapan tambahan rombel dapat segera diselesaikan sehingga calon peserta didik memperoleh kepastian sebelum tahun ajaran baru dimulai.
Catatan Pantau Birokrasi
Kasus SD Negeri Jetaksari memperlihatkan bahwa penyampaian aspirasi masyarakat melalui jalur yang tepat, disertai klarifikasi langsung kepada instansi terkait, dapat membuka ruang penyelesaian terhadap persoalan pelayanan publik.
Yang semula berupa pertanyaan mengenai keterbatasan kuota kini berkembang menjadi informasi adanya proses penambahan kapasitas belajar untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat.
Pantau Birokrasi akan terus mengikuti perkembangan proses penambahan rombel tersebut hingga terdapat kepastian pelaksanaan dan dampaknya terhadap calon peserta didik yang sebelumnya belum tertampung.
InfoPublikID | Pantau Birokrasi "Mengungkap jarak antara kebijakan dan kenyataan, berbasis data, lapangan, dan kajian yang terukur."
Red InfoPublikId
A.Bintang
♥ Suka artikelnya? Traktir Kopi
Dukung jurnalisme independen pesisir Sayung–Demak. Setiap apresiasi membantu kami tetap meliput.
Dukungan tidak mempengaruhi independensi redaksi. · S&K
📡 Respons Publik & Verifikasi Warga
Komentar pembaca, verifikasi lapangan, dan respons publik terkait krisis pesisir Sayung terdokumentasi secara terbuka.
Lihat Respons Publik →



0 Comments:
Posting Komentar