Demak — Pemerintah memberikan tanggapan terkait kenaikan harga bahan pokok yang belakangan dikeluhkan masyarakat. Melalui dinas terkait, pemerintah memastikan bahwa stok sembako seperti beras, gula, dan minyak goreng masih dalam kondisi aman.
Pihak pemerintah menjelaskan bahwa kenaikan harga yang terjadi dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya distribusi, cuaca, serta peningkatan permintaan di sejumlah wilayah.
Terkait adanya anggapan masyarakat yang mengaitkan kenaikan harga dengan program MBG, pemerintah menegaskan bahwa program tersebut telah melalui perencanaan matang, termasuk dalam hal ketersediaan bahan pokok.
“Distribusi dan ketersediaan sudah kami perhitungkan. Kami juga terus melakukan pengawasan agar tidak terjadi kelangkaan di lapangan,” ujar perwakilan dinas terkait.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah juga mulai melakukan operasi pasar di beberapa titik guna menstabilkan harga dan menjaga daya beli masyarakat.
Selain itu, koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha terus dilakukan agar pasokan tetap lancar dan harga tidak melonjak secara tidak wajar.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying), karena stok dinilai masih mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari.
Ke depan, pemerintah berjanji akan terus memantau perkembangan harga di lapangan serta mengambil langkah cepat jika kondisi dinilai semakin memberatkan masyarakat.