Harga BBM Naik, Sejumlah BBM Nonsubsidi, Pemerintah Klaim Demi Stabilitas Ekonomi

  
   Foto : Hanya Ilustrasi




Jakarta — Pemerintah resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan non-subsidi mulai pekan ini. Kebijakan tersebut memicu beragam reaksi dari masyarakat, terutama kalangan pekerja dan pelaku usaha kecil yang terdampak langsung oleh kenaikan biaya operasional.Berdasarkan pengumuman dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, penyesuaian harga dilakukan sebagai respons terhadap fluktuasi harga minyak dunia serta tekanan terhadap anggaran subsidi energi negara.
Menteri ESDM, Arifin Tasrif, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan langkah yang tidak terhindarkan.
“Kenaikan harga BBM ini sudah melalui kajian matang. Pemerintah harus menjaga keseimbangan fiskal agar subsidi tetap tepat sasaran dan tidak membebani APBN secara berlebihan,” ujarnya dalam konferensi pers, Sabtu (19/4).
Namun, di lapangan, masyarakat merasakan dampak langsung. Harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik seiring meningkatnya biaya distribusi.
Siti (42), seorang pedagang sembako di kawasan Semarang, mengaku harus menyesuaikan harga jual.
“Kalau BBM naik, otomatis ongkos kirim naik. Saya terpaksa naikkan harga, walaupun pembeli jadi berkurang,” keluhnya.
Hal senada disampaikan oleh Andi (35), pengemudi ojek online, yang mengaku penghasilannya menurun.
“Pendapatan tidak naik, tapi bensin makin mahal. Mau tidak mau harus kerja lebih lama,” katanya.
Ekonom dari Universitas Indonesia, Fithra Faisal, menilai kenaikan BBM berpotensi mendorong inflasi dalam jangka pendek.
“Dampaknya akan terasa pada harga barang dan jasa. Namun, jika diimbangi dengan bantuan sosial yang tepat, tekanan terhadap masyarakat bisa dikurangi,” jelasnya.
Sementara itu, pemerintah memastikan akan menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat terdampak guna menjaga daya beli.
Kebijakan ini diperkirakan akan terus menjadi sorotan publik, terutama jika harga kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan dalam beberapa minggu ke depan. Berikut Daftar nya 

Prov. Aceh

  • Pertalite: Rp 10.000

  • Pertamax: Rp 12.600

  • Pertamax Turbo: Rp 19.850

  • Pertamax Green: -

  • Pertamina Bio Solar: Rp 6.800

  • Dexlite: Rp 24.150

  • Pertamina Dex: Rp 24.450

  • Pertamax (Pertashop): Rp 12.500

FTZ Sabang

  • Pertalite: Rp 10.000

  • Pertamax: Rp 11.550

  • Pertamax Turbo: -

  • Pertamax Green: -

  • Pertamina Bio Solar: Rp 6.800

  • Dexlite: Rp 22.150

  • Pertamina Dex: -

  • Pertamax (Pertashop): Rp 11.450

Prov. Sumatera Utara

  • Pertalite: Rp 10.000

  • Pertamax: Rp 12.600

  • Pertamax Turbo: Rp 19.850

  • Pertamax Green: -

  • Pertamina Bio Solar: Rp 6.800

  • Dexlite: Rp 24.150

  • Pertamina Dex: Rp 24.450

  • Pertamax (Pertashop): Rp 12.500

Prov. Sumatera Barat

  • Pertalite: Rp 10.000

  • Pertamax: Rp 12.900

  • Pertamax Turbo: Rp 20.250

  • Pertamax Green: -

  • Pertamina Bio Solar: Rp 6.800

  • Dexlite: Rp 24.650

  • Pertamina Dex: Rp 24.950

  • Pertamax (Pertashop): Rp 12.800

Prov. Riau

  • Pertalite: Rp 10.000

  • Pertamax: Rp 12.900

  • Pertamax Turbo: Rp 20.250

  • Pertamax Green: -

  • Pertamina Bio Solar: Rp 6.800

  • Dexlite: Rp 24.650

  • Pertamina Dex: Rp 24.950

  • Pertamax (Pertashop): Rp 12.800

Prov. Kepulauan Riau

  • Pertalite: Rp 10.000

  • Pertamax: Rp 12.900

  • Pertamax Turbo: Rp 20.250

  • Pertamax Green: -

  • Pertamina Bio Solar: Rp 6.800

  • Dexlite: Rp 24.650

  • Pertamina Dex: Rp 24.950

  • Pertamax (Pertashop): Rp 12.800

FTZ Batam

  • Pertalite: Rp 10.000

  • Pertamax: Rp 11.750

  • Pertamax Turbo: Rp 18.450

  • Pertamax Green: -

  • Pertamina Bio Solar: Rp 6.800

  • Dexlite: Rp 22.450

  • Pertamina Dex: Rp 22.700

  • Pertamax (Pertashop): Rp 11.650

Prov. Jambi

  • Pertalite: Rp 10.000

  • Pertamax: Rp 12.600

  • Pertamax Turbo: Rp 19.850

  • Pertamax Green: -

  • Pertamina Bio Solar: Rp 6.800

  • Dexlite: Rp 24.150

  • Pertamina Dex: Rp 24.450

  • Pertamax (Pertashop): Rp 12.500

Prov. Bengkulu

  • Pertalite: Rp 10.000

  • Pertamax: Rp 12.600

  • Pertamax Turbo: Rp 19.850

  • Pertamax Green: -

  • Pertamina Bio Solar: Rp 6.800

  • Dexlite: Rp 24.150

  • Pertamina Dex: Rp 24.450

  • Pertamax (Pertashop): Rp 12.500

Prov. Sumatera Selatan

  • Pertalite: Rp 10.000

  • Pertamax: Rp 12.600

  • Pertamax Turbo: Rp 19.850

  • Pertamax Green: -

  • Pertamina Bio Solar: Rp 6.800

  • Dexlite: Rp 24.150

  • Pertamina Dex: Rp 24.450

  • Pertamax (Pertashop): Rp 12.500

Prov. Bangka Belitung

  • Pertalite: Rp 10.000

  • Pertamax: Rp 12.600

  • Pertamax Turbo: Rp 19.850

  • Pertamax Green: -

  • Pertamina Bio Solar: Rp 6.800

  • Dexlite: Rp 24.150

  • Pertamina Dex: Rp 24.450

  • Pertamax (Pertashop): Rp 12.500

Prov. Lampung

  • Pertalite: Rp 10.000

  • Pertamax: Rp 12.600

  • Pertamax Turbo: Rp 19.850

  • Pertamax Green: -

  • Pertamina Bio Solar: Rp 6.800

  • Dexlite: Rp 24.150

  • Pertamina Dex: Rp 24.450

  • Pertamax (Pertashop): Rp 12.500

Prov. DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur

  • Pertalite: Rp 10.000

  • Pertamax: Rp 12.300

  • Pertamax Turbo: Rp 19.400

  • Pertamax Green: Rp 12.900

  • Pertamina Bio Solar: Rp 6.800

  • Dexlite: Rp 23.600

  • Pertamina Dex: Rp 23.900

  • Pertamax (Pertashop): Rp 12.200

Prov. Bali & Nusa Tenggara Barat

  • Pertalite: Rp 10.000

  • Pertamax: Rp 12.300

  • Pertamax Turbo: Rp 19.400

  • Pertamax Green: -

  • Pertamina Bio Solar: Rp 6.800

  • Dexlite: Rp 23.600

  • Pertamina Dex: Rp 23.900

  • Pertamax (Pertashop): Rp 12.200

Prov. Nusa Tenggara Timur

  • Pertalite: Rp 10.000

  • Pertamax: Rp 12.600

  • Pertamax Turbo: Rp 19.850

  • Pertamax Green: -

  • Pertamina Bio Solar: Rp 6.800

  • Dexlite: Rp 24.150

  • Pertamina Dex: Rp 24.450

  • Pertamax (Pertashop): Rp 12.500

Seluruh Kalimantan & Sulawesi (umumnya)

  • Pertalite: Rp 10.000

  • Pertamax: Rp 12.600-12.900

  • Pertamax Turbo: Rp 19.850-20.250

  • Pertamina Bio Solar: Rp 6.800

  • Dexlite: Rp 24.150-24.650

  • Pertamina Dex: Rp 24.450-24.950

  • Pertamax (Pertashop): Rp 12.500-12.800

Maluku & Papua (umumnya)

  • Pertalite: Rp 10.000

  • Pertamax: Rp 12.600

  • Pertamina Bio Solar: Rp 6.800

  • Dexlite: Rp 24.150

  • Pertamax (Pertashop): Rp 12.500

Sumber Dari mypertamina.id 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama