SAYUNG, DEMAK — Kecamatan Sayung memiliki Camat baru. Sri Puji Astutik, SKM., M.Kes. resmi dilantik sebagai Camat Sayung oleh Bupati Demak Eisti’anah dalam pelantikan pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak, Senin, 28 September 2026 di Gradhika Bina Praja Kabupaten Demak.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari rotasi dan pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak. Secara keseluruhan terdapat 24 pejabat yang dilantik, terdiri dari 18 pejabat administrator dan enam pejabat pengawas.
Nama Sri Puji Astutik secara resmi tercantum sebagai Camat Sayung dalam informasi yang diterbitkan Pemkab Demak dan BKPSDM Kabupaten Demak.
Sebelum menduduki jabatan tersebut, Sri Puji Astutik tercatat sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak dengan gelar SKM., M.Kes.
Dalam sejumlah kegiatan Dinkesda sepanjang 2026, ia terlibat dalam isu pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk penguatan pelayanan kesehatan ibu dan anak serta monitoring pelayanan kesehatan di wilayah Sayung.
Dari Kesehatan Masyarakat ke Pemerintahan Kecamatan
Perpindahan posisi tersebut menarik dilihat dari sisi pengalaman birokrasi.
Sebagai pejabat di bidang kesehatan masyarakat, Sri Puji Astutik sebelumnya bersentuhan dengan persoalan pelayanan publik yang langsung menyentuh masyarakat.
Pada Januari 2026, misalnya, ia tercatat dalam kegiatan monitoring rehabilitasi dan pelayanan kesehatan di Panti Rehabilitasi Nurussalam, Kalisari–Sayung.
Dalam kegiatan tersebut, Dinkesda melakukan pemantauan kondisi penghuni panti sekaligus pelayanan kesehatan fisik dan jiwa.
Pada Juli dan Agustus 2026, ia juga terlibat dalam penguatan kapasitas bidan desa dan pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Artinya, sebelum menjadi Camat Sayung, Sri Puji Astutik memiliki pengalaman pada sektor pelayanan masyarakat yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.
Namun, jabatan camat memiliki ruang lingkup yang jauh lebih luas.
Camat tidak hanya berhadapan dengan satu sektor pelayanan, tetapi menjadi bagian penting dari koordinasi pemerintahan di tingkat kecamatan.
Sayung Bukan Kecamatan Biasa
Di sinilah tantangan Sri Puji Astutik menjadi menarik untuk dipantau.
Sayung merupakan salah satu kawasan strategis sekaligus kompleks di Kabupaten Demak.
Wilayah ini berada di jalur Pantura dan menjadi kawasan yang bersinggungan dengan berbagai persoalan pembangunan.
Mulai dari:
- infrastruktur jalan;
- pengendalian banjir dan drainase;
- kawasan industri;
- perlindungan sosial;
- pelayanan administrasi masyarakat;
- persoalan lingkungan;
- pengelolaan kawasan pesisir;
- hingga koordinasi desa dan pemerintahan daerah.
Karena itu, ukuran keberhasilan seorang camat tidak berhenti pada kegiatan seremonial atau rapat koordinasi.
Ukuran yang lebih penting adalah seberapa jauh koordinasi pemerintahan mampu diterjemahkan menjadi pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
→ Update Tol Semarang–Demak: Progres 62,8%, Seksi Kaligawe–Sayung Masih Dalam Pembangunan
→ GSW Masih Menunggu, Musim Hujan Tak Bisa Menunggu
→ Kekeringan Demak Meluas: 39.686 Warga Terdampak, Distribusi Air Terus Berlanjut
→ Jaga Desa Demak: Menguatkan Pengawasan Pemerintahan dari Tingkat Desa
Jalan rusak.Saluran air tidak berfungsi.Akses pelayanan administrasi lambat.Warga kesulitan memperoleh informasi program pemerintah.
- Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Demak
- BKPSDM Kabupaten Demak
- Dinkominfo Kabupaten Demak
- Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak
