Santri Diduga Keracunan MBG, SPPG Pilangwetan Demak Disegel Polisi


Demak, 19 April 2026 – Kasus dugaan keracunan massal kembali terjadi di Kabupaten Demak. Kali ini, ratusan santri di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peristiwa ini terjadi setelah distribusi makanan pada Sabtu (18/4/2026). Para korban mulai merasakan gejala pada keesokan harinya, seperti mual, muntah, pusing, hingga diare.
Puluhan Dirawat di Rumah Sakit
Berdasarkan data sementara, jumlah korban mencapai ratusan orang yang berasal dari beberapa pondok pesantren dan sekolah di wilayah Pilangwetan.
Sebanyak lebih dari 50 santri harus menjalani perawatan di rumah sakit, sementara lainnya menjalani rawat jalan di puskesmas maupun ditangani di lingkungan pesantren.

Sementara itu, laporan lain menyebutkan dari sekitar 550 porsi makanan yang didistribusikan, terdapat sekitar 110 orang mengalami gejala keracunan, dan 95 orang sempat dirujuk ke rumah sakit. 

Para korban dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk:
RS PKU Muhammadiyah Gubug
RS Getas Pendowo
RS Sultan Fatah Karangawen
Puskesmas Kebonagung 

SPPG Pilangwetan Ditutup Sementara
Akibat kejadian ini, dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan MBG di Pilangwetan langsung dihentikan operasionalnya.
Bahkan, lokasi dapur yang berada di bawah Yayasan Khidmatul Ummah Madani tersebut telah dipasangi garis polisi sebagai bagian dari proses penyelidikan. 

Pihak pengelola menyatakan penghentian operasional dilakukan hingga ada hasil evaluasi dan izin lanjutan dari pihak berwenang.

Menu Diduga Penyebab Keracunan
Dari hasil penelusuran awal, menu MBG yang dikonsumsi korban diduga menjadi pemicu kejadian ini.
Menu tersebut dilaporkan terdiri dari:
Nasi goreng
Telur
Acar
Buah jeruk 

Dinas Kesehatan Kabupaten Demak menyatakan masih melakukan investigasi, termasuk pemeriksaan sampel makanan dan standar operasional dapur MBG.
Gejala yang Dialami Korban

Kepala Puskesmas Kebonagung mengungkapkan bahwa sebagian besar korban mengalami gejala ringan hingga sedang seperti:
Mual
Muntah
Pusing
Diare 

Meski demikian, sebagian besar korban sudah dalam kondisi stabil setelah mendapatkan penanganan medis.
Pemerintah Lakukan Investigasi

Dinas Kesehatan Demak memastikan akan melakukan inspeksi menyeluruh terhadap dapur MBG yang terlibat, termasuk:
Pemeriksaan higienitas makanan
Proses distribusi
Standar keamanan pangan
Langkah ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang, mengingat program MBG merupakan program strategis nasional.
Kasus dugaan keracunan MBG di Pilangwetan menjadi perhatian serius karena melibatkan ratusan santri dan program pemerintah. Investigasi mendalam diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti sekaligus memperbaiki sistem distribusi makanan ke depan.

Link Sumber Berita
Berikut sumber 



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama